BLOG- nya Ani :)











{December 19, 2007}   Observatorium Bosscha Miliki Teleskop Matahari

Observatorium Bosscha di Lembang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang asalnya hanya memiliki peneropong bintang, kini memiliki teleskop untuk mengamati aktivitas matahari. Teleskop tersebut dibeli dari dana bantuan Belanda.Kepala Observatorium Bosscha Taufik Hidayat, Sabtu (15/12), mengatakan, dengan adanya teleskop matahari, aktivitas matahari akan terekam secara real time. Dari situlah peneliti bisa mempelajari spektrum matahari, garis franhouver, serta diperoleh data mengenai kalsium, H-alfa, dan sinar putih matahari yang menentukan aktivitas matahari.

Tinggi rendahnya aktivitas matahari juga akan tampak dari banyaknya noktah dalam citra matahari yang didapat melalui pengamatan. “Dari aktivitas matahari, peneliti bisa melihat adanya anomali cuaca di bumi,” kata Taufik Hidayat.

Saat ini di Observatorium Bosscha Lembang yang terletak sekitar 1.310 meter di atas permukaan laut terdapat lima unit teleskop besar. Kelima unit itu adalah teleskop Refraktor Ganda Zeiss, teleskop Schmidt Bima Sakti, teleskop Cassegrain GOTO, teleskop Refraktor Bamberg, dan teleskop Refraktor Unitron.

Selain di Lembang, Kabupaten Bandung, peneropong matahari lebih dulu dimiliki Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Di Bosscha—observatorium yang dibangun tahun 1923-1928 dan sekarang berada di bawah naungan Institut Teknologi Bandung (ITB)—peresmian teleskop matahari dilakukan hari Sabtu lalu oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman. Peresmian tersebut dihadiri pula oleh astronot Malaysia, Sheik Muszaphar Shhukor Al Masrie (35).

Terus mendukung

Sekretaris Satu Bidang Pendidikan Kedutaan Besar Belanda Arnold van der Zanden yang menghadiri peresmian di Observatorium Bosscha mengatakan, selama ini hubungan Belanda dan Observatorium Bosscha amat dekat dan Belanda terus berusaha mendukung berbagai kegiatan di observatorium tersebut. Salah satunya, pada Mei 2006, Menteri Ekonomi Belanda berkunjung dan menyatakan setuju memberi bantuan sebanyak 50.000 euro untuk pengembangan Observatorium Bosscha.

Kepala Observatorium Bosscha Taufik Hidayat mengatakan, dana bantuan tersebut sebanyak 20.000 euro akan digunakan untuk pengadaan real time solar telescope dan penginstalan teleskop di gedungnya.

Sebanyak 15.000 euro akan digunakan untuk perjalanan penelitian para astronom ke luar negeri. Adapun 15.000 euro lainnya akan digunakan untuk beasiswa belajar ke luar negeri bagi sejumlah astronom Indonesia

Advertisement


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

et cetera
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.